Description
Buku ini hadir di tangan pembaca karena penulis merasa ada kegelisahan akademik sekaligus refleksi atas berbagai persoalan yang masih dihadapi dalam memahami relasi laki-laki dan perempuan dalam Islam. Selama ini, pembahasan mengenai relasi gender sering kali berhenti pada pendekatan hukum, sosial, atau budaya, sementara dimensi filosofis dan kosmologis belum memperoleh perhatian yang memadai. Akibatnya, tidak sedikit pemahaman yang berkembang justru memperkuat cara pandang yang parsial terhadap hakikat kemanusiaan.
Melalui buku ini, penulis berupaya mengkaji kembali relasi gender dengan menjadikan pemikiran Sachiko Murata sebagai salah satu pijakan utama. Pendekatan kosmologi yang dikembangkan Murata menawarkan cara pandang yang lebih utuh dalam memahami relasi antara laki-laki dan perempuan sebagai bagian dari tatanan penciptaan yang saling melengkapi, bukan saling meniadakan. Perspektif tersebut membuka ruang dialog antara filsafat Islam, tasawuf, dan nilai-nilai kemanusiaan yang bersumber dari ajaran Islam.







Reviews
There are no reviews yet.